← Belajar

Cara Beli Kripto Pertama Kali dengan Aman

5 menit baca

Membeli kripto sekarang semudah belanja online. Tapi karena uang yang sudah terkirim sulit ditarik kembali, langkah pertama yang benar sangat menentukan. Ikuti urutan ini.

1. Pilih exchange yang berizin OJK

Sejak 2025, perdagangan aset kripto di Indonesia diawasi OJK. OJK merilis daftar pedagang aset kripto (PAKD) yang berizin dan memperbaruinya secara berkala. Sebelum mendaftar, pastikan exchange yang kamu pilih ada di daftar resmi itu.

✅ Cara cek legalitas

Cek daftar pedagang aset kripto berizin di kanal resmi OJK, atau tanyakan ke Kontak OJK 157. Untuk melaporkan platform mencurigakan, gunakan sipasti.ojk.go.id.

2. Daftar dan verifikasi identitas (KYC)

Exchange resmi wajib memverifikasi identitasmu dengan KTP dan swafoto. Ini bukan sekadar formalitas: proses ini melindungi akunmu dan mencegah pencucian uang. Exchange yang tidak meminta verifikasi sama sekali justru patut dicurigai.

3. Amankan akun sebelum deposit

  • Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA), sebaiknya lewat aplikasi authenticator, bukan hanya SMS.
  • Gunakan password yang unik dan tidak dipakai di situs lain.
  • Simpan alamat situs resmi exchange di bookmark untuk menghindari situs palsu.

4. Deposit Rupiah dan beli

Deposit biasanya bisa lewat transfer bank, virtual account, atau e-wallet. Setelah saldo masuk, pilih koin yang ingin dibeli. Untuk pembelian pertama, market order sudah cukup. Perhatikan biaya transaksi yang ditampilkan sebelum menekan tombol beli.

⚠️ Mulai kecil

Gunakan nominal kecil untuk pembelian pertama, misalnya Rp50.000 sampai Rp100.000, sambil membiasakan diri dengan aplikasinya. Jangan langsung memasukkan dana besar, dan hanya gunakan uang yang siap kamu tahan dalam jangka panjang.

Kerjakan kuis di Belajar →