DCA (Dollar Cost Averaging) adalah strategi membeli aset secara rutin dengan nominal yang sama, misalnya Rp100.000 setiap minggu, tanpa peduli harga sedang naik atau turun.
Kenapa DCA bekerja
Saat harga turun, nominal yang sama mendapat lebih banyak koin. Saat harga naik, kamu mendapat lebih sedikit. Hasilnya, harga rata-rata pembelianmu cenderung lebih rendah dibanding rata-rata harga pasar selama periode yang sama.
Kamu membeli Rp300.000 setiap bulan. Bulan 1 harga Rp100.000 per koin (dapat 3 koin), bulan 2 turun ke Rp50.000 (dapat 6 koin), bulan 3 kembali Rp100.000 (dapat 3 koin). Total Rp900.000 untuk 12 koin, rata-rata Rp75.000 per koin, padahal rata-rata harganya Rp83.333.
Kelebihan DCA
- Tidak perlu menebak waktu terbaik untuk membeli.
- Mengurangi tekanan emosi saat harga bergejolak.
- Cocok dengan gaji bulanan: bisa disisihkan otomatis seperti menabung.
- Banyak exchange menyediakan fitur pembelian berulang otomatis.
Kekurangannya
- Saat harga naik terus, membeli sekaligus di awal bisa memberi hasil lebih besar.
- DCA tidak menyelamatkan dari aset yang nilainya terus turun dan tidak pernah pulih. Memilih aset tetap penting.
- Biaya transaksi kecil yang berulang bisa terasa kalau nominal tiap pembelian terlalu kecil.
Tentukan nominal yang tidak mengganggu kebutuhan sehari-hari, pilih jadwal tetap, dan jalankan dalam jangka panjang (tahunan, bukan mingguan). Konsistensi lebih penting dari besarnya nominal.